Rabu, 30 Januari 2013

tips-tips perawatan komputer

Tips-Tips Perawatan KomputerAda beberapa tips yeng perlu diperhatikan sehubungan dengan penggunaan komputer agar lebih aman dan awet diantaranya adalah :
1. Sediakan UPS, Sering kali tegangan listrik turun-naik atau bahkan mati tiba-tiba akan berdampak kurang baik pada PC , terutama PC yang sudah lama, akan mengakibatkan rusaknya Power Supply, rusaknya Hardisk, bahkan Morherboard.
Terutama hardisk, hardisk perlu kesetabilan saat bekerja, bila tiba-tiba listrik mati terjadilah kejutan yang bisa menyebabkan tergoresnya track tecordingnya maka timbulah bad sector, bad sector hanya bisa dilihat jika kita check lewat scandisk. bad sector tidak bisa di isi file untuk operasional system maupun menyimpan data, sehingga akan mengurangi kapasitas hardisk itu sendiri. Karena itu di usahakan agar disediakan UPS atau External battery sebagai pengaman bila terjadi mati lampu maka komputer tetap hidup untuk beberapa waktu, sehingga masih ada kesempatan untuk mematikan komputer sesuai prosedur.
2. Stavolt, Untuk UPS yang sudah termasuk stavolt (penstabil naik-turun tegangan) tidak bermasalah, tetapi yang tidak termasuk stavolt di dalamnya maka lebih baik disediakan stavolt tambahan sebagai stabilizer, sehingga walau tegangan listrik naik-turun pun, tidak mengganggu keamanan komputer sendiri. 3. Bersihkan dari debu, biasanya CPU tower di taruh di samping meja user, di letakan dilantai sehingga kemungkinan masuknya debu kedalam CPU besar sekali, Debu sebagai penghantar panas, sehingga apa bila komponen CPU , misalnya Prosesor, walau tersembunyi debu bisa masuk juga, memori/ RAM sering kali kena debu, dan kerja komputer jadi ngadat, hang atau bahkan komputer tidak bisa dinyalakan timbul suara beep….
maka check dan segera bersihkan lah kompenen tersebut , pasang kembali dan nyalakan. 4. Hindari kena Air, tidak menutup kemungkinan keyboard tersiram air minum. Pernah kejadian keyboard saya kena air tanpa sengaja, akhirnya terjadilah konseleting pada lempegan di dalam keyboard , walau sudah dibersihkan dan dijemur sekalipun tidak bisa diperbaiki, sehingga perlu ganti baru. 5. Voltase, Untuk di Indonesia voltase memakai 220 volt, tapi untuk komputer produk Jepang masih 110 volt, sehingga bila menyalakan komputer produk Jepang, jangan lupa sediakan adapter untuk menurunkan voltase dari 220 ke110 volt. kalau tidak wah….kebakar pasti!… 6. Sengatan petir, untuk daerah rawan petir, terutama jaringan komputer yang terhubung menara yang tidak dilengkapi penangkal petir, berbahaya bila terkena petir akan merembet keseluruh jaringan. karena itu sediakan penangkal petir lebih baik. 7. Jauhkan dari medan magnetik, medan magnetik bisa mengganggu performa CPU juga monitor. 8. Demi keamanan data serta system komputer, Pasrikan sudah ada Antivirus dan selalu di update. 9. Pastikan pula ada program utilities tambahan untuk menghapus sisa registry dan sampah dari internet

software perawat komputer

Software Perawatan Sistem Untuk Mempercepat Komputer dan Laptop

Setiap sistem operasi jika digunakan tanpa hati-hati dalam arti kita tidak bisa menjaga dan merawat file sistem pada komputer tersebut misalnya untuk OS Windows, pasti lama-lama kinerja Windows akan menurun. Komputer atau laptop akan terasa lambat saat digunakan. Ini memang sudah pasti terjadi apalagi bagi pengguna komputer seperti saya yang masih awam. Sering download software sembarangan lalu install kemudian di-uninstall dengan cara standar tanpa memperhatikan tumpukkan sampah pada sistem registri akibat uninstall software yang meninggalkan jejaknya disana. Sehingga menyebabkan komputer yang saya gunakan seperti kurang cepat, proses loading saat membuka program relatif lebih lama dari biasanya.

Dari pengalamanlah saya banyak belajar. Untuk saat ini saya lebih mengutamakan untuk mencari software portable daripada langsung menggunakan software installer, jika tidak menemukan versi portable barulah saya menggunakan versi installer. Hal itu saya maksudkan untuk menjaga sistem pada disk C agar tetap bersih dan terawat. Baiklah kita balik lagi ke topik untuk membahas program yang berguna untuk menjaga dan merawat sistem pada komputer atau laptop kita. Berikut beberapa software perawatan komputer yang sangat direkomendasikan untuk digunakan pada komputer atau laptop kawan:

Software Perawatan Komputer

1. MSConfig
MSConfig merupakan program bawaan Windows yang bisa kita gunakan untuk menonaktifkan beberapa program yang berjalan saat startup. Karena program-program yang berjalan saat Windows startup, membuat waktu yang dibutuhkan komputer mejadi lama saat boot awal. Kita bisa mengakses msconfig lewat run dengan menekan tombol shortcut keyboard Win+R. Setelan jendela run tampil, dilanjut dengan mengetikkan msconfig. Maka akan tampil seperti gambar di bawah ini.

software perawatan komputer

Kita lihat tampilan di atas, untuk menonaktifkan program yang berjalan saat startup kita tinggal membuang centang lalu klik Apply dan OK. Setelahnya akan tampil kotak dialog yang memerintahkan untuk me-restart komputer, kita pilih Restart atau Exit without restart jika kita akan me-restart-nya nanti. Disarankan agar menonaktifkan program yang kita tahu dan itu tidak penting untuk berjalan saat startup, jadi jika kita tidak tahu mending jangan dibuang tanda checklistnya. Gambar di atas ada beberapa yang penting yang saya biarkan berjalan saat startup. Inti dari penggunaan msconfig adalah untuk mempercepat startup komputer.

2. Revo Uninstaller
Setelah kita mengatur startup, dilanjutkan dengan meng-uninstall program yang tidak penting atau bahkan yang tidak berguna sama sekali. Kita uninstall dengan Revo Uninstaller agar program yang kita uninstall secara bersih tidak meninggalkan jejak pada sistem registri.

Untuk pembahasan lebih detail tentang Revo Uninstaller, silahkan menuju postingan uninstall program dengan Revo Uninstaller. Disana saya jelaskan juga mengenai tutorial cara menggunakan Revo Uninstaller.

3. CCleaner
Langkah selanjutnya kita melakukan pembersihan file sampah dengan CCleaner. Jika ditinjau dari segi fungsi, software ini sangat penting keberadaanya pada sebuah komputer. Karaena CCleaner mampu membersihkan file temporary yang bisa mengacaukan komputer kita dan membersihkan registry key yang baru saja dihapus oleh Revo Uninstaller.

Disini kita tidak akan membahas CCleaner secara terperinci karena software ini tidak sulit untuk digunakan. Kita tinggal menekan tombol Analyze kemudian tekan Run Cleaner. Jika akan membersihkan registry, tinggal pindah tab Registry lalu tekan Scan for Issues dan bersihkan dengan menekan Fix selected issues.

4. Defraggler
Setelah semuanya selesai kita tinggal merapihkan, menata ruang hardisk agar file tertata dan tersusun berdekatan. Kita gunakan software Defraggler yang masih satu saudara dengan CCleaner. Saat kita melakukan defrag hardisk, hal ini tidak akan menghapus fil-file kita, hanya menyusun agar file tertata dengan rapi. Karena saat tersusun dengan acak dan jarak antar-file semakin besar, maka proses akses file akan lambat.

Prosed defrag akan memakan waktu lumayan lama, tergantung dari besarnya file pada hardisk yang kita defrag. Lebih baik men-defrag hardisk saat komputer tidak digunakan.

Itulah beberapa software perawatan komputer yang sangat berguna untuk menjaga dan memelihara sistem komputer agar tetap sehat. Software di atas merupakan software penting dan saya juga tidak akan menyarankan atau menulis artikel tentang software yang tidak begitu populer di mata para pengguna komputer yang hanya akan memenuhi hardisk kawan.

4 perawatan komputer


perawatan komputerSelama ini Anda menggunakan komputer dengan wajar, tidak pernah utak atik. Tapi kenapa komputer Anda tetap jadi lambat? Jawabnya, mungkin Anda atau pengguna lainnya jarang atau tidak pernah melakukan perawatan komputer.
Lalu apa saja yang harus Anda lakukan untuk merawat komputer?

1. Bersihkan file-file sampah

Setiap kali Anda mengunjungi sebuah website, menjalankan aplikasi tertentu, menginstall aplikasi, uninstall aplikasi, dll, komputer akan membuat file temporer (temporary file).
Untuk menghapus file-file sampah ini Anda dapat menggunakan fasilitas bawaan Windows, yaitu Disk Clean Up (Akses lewat menu Accessories) atau menggunakan aplikasi pihak ketiga, baik yang gratis ataupun berbayar. Untuk yang gratis, misalnya adalah CCleaner. Sedangkan untuk yang berbayar adalah Tune Up.
Catatan: Istilah file sampah ini hanya anggapan saya saja. Apapun file yang dibuat otomatis oleh sistem komputer pasti memiliki fungsi. Hanya saja mungkin fungsinya tidak terlalu penting. Oleh karena itu, saya sebut file sampah.

2. Uninstall aplikasi

Ada beberapa orang yang bangga karena memiliki banyak aplikasi. Dulu saya adalah salah satunya. Harapan saya adalah banyak aplikasi pasti akan meningkatkan kinerja komputer. Namun ternyata hal ini salah.
Banyak aplikasi justru akan memperlambat komputer. Aplikasi biasanya terinstall di drive tempat sistem operasi (Operating System / OS) berada. Umumnya di drive C. Jika drive tempat OS terlalu penuh, maka kinerja komputer jadi lambat.
Oleh karena itu sebaiknya Anda melakukan uninstall aplikasi yang tidak penting dan tidak pernah dipakai. Anda dapat melakukannya dengan fasilitas uninstall bawaan windows (lewat Control Panel) ataupun dengan bantuan aplikasi pihak ketiga (misalnya: revo uninstaller).

3. Bersihkan registry

Apa itu registry? Max Darmawan telah menuliskan panduan yang sangat bagus tentang windows registry. Silakan membacanya.
Tidak hanya di hard disk, registry juga sering dikotori oleh file-file sampah. Dalam registry, file-file ini disebut entry. Entry-entry sampah ini dapat terbentuk karena proses uninstall yang tidak sempurna sehingga menyisakan entry di registry. Entry tersebut tidak diperlukan lagi dan hanya akan memperlambat kinerja komputer.
Untuk menghapus entry-entry sampah ini, Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti CCleaner dan Tune Up.

4. Defragment hard disk

Perawatan komputer rutin lainnya yang harus dilakukan adalah defragmentasi hard disk.
Uninstall aplikasi dan menghapus file dapat menyebabkan hard disk terfragmentasi. Hard disk yang terfragmentasi akan mengakibatkan lambatnya pembacaan data. Ujung-ujungnya komputer jadi lambat.
Oleh karena itu perlu dilakukan defragmentasi. Untuk melakukan defragmentasi, Anda dapat menggunakan fasilitas bawaan Windows (lewat menu Accessories) atau pun aplikasi pihak ketiga (Misal: Tune Up).
Perawatan komputer di atas sebaiknya Anda lakukan secara rutin. Jika jarang Anda lakukan, maka komputer yang tadinya agak lambat akan menjadi sangat lambat.
Apakah ada perawatan komputer yang tidak saya sebutkan? Beritahukanlah agar saya dan rekan-rekan lain dapat mengetahuinya. :)

merawat komputer

Computer MaintenanceSepuluh tips perawatan yang dapat Anda gunakan sehari hari agar komputer selalu berjalan dengan baik.
  • Jangan mematikan komputer secara paksa dengan menekan tombol power, tunggulah sampai Windows benar-benar telah mati ter-shut down dengan sempurna.
Satu pengecualian adalah ketika komputer Anda crash dan terkunci (sering disebut juga dengan ‘hang’) dimana lampu indicator harddisk tidak berkedip yang menunjukkan bahwa harddisk sudah tidak bekerja. Dalam situasi ini, menekan tombol power off adalah satu-satunya cara. Cara seperti ini dapat mengakibatkan hilangnya data atau file Windows, lakukan cara ini bila benar-benar situasi harus membuat anda menekan tombol tersebut.
  • Gunakan UPS (uninteruptable power supply) untuk menjaga komputer dari crash selama listrik padam. UPS juga melindungi komputer dari turun naiknya tegangan. UPS yang dilengkapi dengan fitur “surge protector” akan melindungi komputer dari hampir semua jenis ganggunan pada tegangan listrik.
  • Backup, backup dan backup data. Gunakan dua drive yang terpisah secara fisik (bukan hanya berbeda partisi dalam drive fisik yang sama) seperti hard drive eksternal, Zip disk, CD-RW dll
  • Jalankan Scandisk dan Defragmentasi setidaknya sebulan sekali. Hal ini akan menjaga hard drive agar tetap baik dan mencegah crash.
  • Jangan cabut perangkat atau peripheral dari komputer ketika sedang menyala. Mencabut ketika komputer sedang menyala dapat mengakibatkan hubungan singkat pada soket konektor atau motherboard. Satu-satunya pengecualian adalah jika anda menggunakan peripheral “hot pluggable”
  • Sisakan setidaknya 300MB pada drive C: untuk digunakan oleh Windows. Jika menggunakan Windows XP atau Vista maka sediakan space kosong di drive C: sekitar 400-600 MB. Hapus program aplikasi yang tidak diperlukan dengan menggunakan ADD/Remove pada panel control Windows untuk mengurangi pemakaian space. Program aplikasi seperti CCleaner juga dapat dipakai untuk menghapus file temporary, registry yang tidak terpakai secara aman.
  • Periksa dan kurangi program aplikasi yang di load secara otomatis saat start-up Windows. Program aplikasi seperti ini menggunakan memory dan Windows Resources. Program seperti ini biasanya juga akan terlihat pada Windows System Tray (di bagian kiri bawah layar). Konfigurasikan agar program tidak dimuat dalam daftar start-up Windows, untuk program lain yang berjalan pada mode Background dapat dilihat dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete secara bersamaan. Untuk me-non-aktifkan program tersebut Anda dapat menggunakan utility seperti SysInternals AutoRun.
  • Gunakan dan lakukan pemeriksaan komputer dengan program antivirus secara teratur. Perlindungan terbaik adalah pemantauan real-time dari program antivirus. Berikutnya adalah gunakan virus checker online seperti Housecall disediakan oleh Trend Micro.
  • Program firewall juga penting untuk membatasi akses dari dunia luar menuju ke sistem anda. Beberapa firewall juga dilengkapi dengan fitur alarm yang akan memberitahukan kepada anda bila ada aktivitas mencurigakan pada sistem yang Anda gunakan.
  • Ketika anda membeli peripheral atau perangkat lunak baru biasanya Anda juga mendapatkan CD berisi driver dan program aplikasi untuk menunjang dan dibutuhkan dalam penggunakan perangkat baru tersebut. Jika karena satu dan lain hal Anda harus menginstall ulang Windows, maka Anda akan membutuhkan driver dan aplikasi tadi. Oleh karena itu simpan baik-baik CD instalasi ditempat yang aman dan mudah diingat. Anda tidak akan pernah tau, kapan Anda akan membutuhkannya. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan menyatukan dan meng-copy semua file instalasi & driver kedalam media lain seperti USB Flash drive atau Harddisk external yang anda simpan secara khusus untuk keperluan instalasi ulang.